Manchester, Headline1 - Derby Manchester di Old Trafford Minggu (23/9/2026) kembali menghadirkan drama besar. Erling Haaland mencetak gol tunggal bagi Manchester City, namun selebrasi sempat tertahan karena bendera offside diangkat. Setelah peninjauan panjang oleh VAR, gol akhirnya disahkan, membuat suporter United murka.
Kontroversi bermula dari umpan silang Josko Gvardiol yang terdefleksi. Haaland menyambar bola, tetapi posisi Enzo Fernandez yang berada dalam keadaan offside menimbulkan keraguan. VAR harus meninjau apakah Fernandez melakukan intervensi terhadap permainan.
Teknologi semi-otomatis Premier League menunjukkan Haaland masih onside berkat kaki Patrick Dorgu yang terulur. Namun, perdebatan utama justru soal Fernandez yang terlihat berusaha menyundul bola. Meski gagal menyentuh, aksinya dianggap bisa memengaruhi bek United, Lisandro Martinez.
Setelah diskusi panjang, ofisial memutuskan Fernandez tidak mengganggu jalannya permainan. Gol Haaland pun disahkan. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi United yang sedang berjuang menghadapi City meski lawan kehilangan Phil Foden akibat kartu merah.
Kritk Keras Roy Keane
Legenda MU, Roy Keane, langsung melontarkan kritik pedas. Ia menilai keputusan VAR itu sebagai bentuk “perampokan” terhadap Manchester United. “Haaland jelas-jelas offside, bahkan orang buta pun bisa melihatnya,” tegas Keane dengan nada frustrasi.
Keane menambahkan bahwa tayangan ulang berulang kali menunjukkan hal yang sama. Baginya, tidak ada alasan gol itu bisa disahkan. “Kalau itu bukan offside, maka saya sudah tidak tahu lagi apa itu offside,” ujarnya, menyoroti kebingungan aturan yang semakin meresahkan publik.
Komentar Keane mempertegas jurang ketidakpercayaan terhadap VAR. Ia menilai keputusan semacam ini bisa menentukan hasil laga besar seperti derby Manchester. United, yang sudah berjuang keras melawan sepuluh pemain City, merasa dirugikan oleh keputusan krusial tersebut.
Di sisi lain, kubu City merayakan gol Haaland sebagai bukti ketajaman sang striker. Namun, sorotan publik tetap tertuju pada VAR yang dianggap terlalu lama mengambil keputusan dan menimbulkan kebingungan. Drama ini menambah daftar panjang kontroversi teknologi dalam sepak bola modern.
Derby Manchester kali ini bukan hanya soal skor, melainkan juga soal keadilan di lapangan. Gol Haaland yang disahkan VAR dan komentar keras Roy Keane menjadi simbol perdebatan abadi: apakah teknologi benar-benar membawa kejelasan, atau justru menambah keruwetan dalam sepak bola.
Jadwal dan Hasil Liga Inggris Pekan 4
Sabtu, 12 September 2026
· 21.00 WIB: AFC Bournemouth 2-2 Brentford
· 21.00 WIB: Aston Villa 1-2 Nottingham Forest
· 21.00 WIB: Chelsea 2-2 Hull City
· 21.00 WIB: Crystal Palace 2-3 Ipswich Town
· 21.00 WIB: Liverpool 0-0 Fulham
· 23.30 WIB: Tottenham Hotspur 0-0 Everton
Minggu, 13 September 2026
· 02.00 WIB: Sunderland 0-2 Arsenal
· 20.00 WIB: Coventry City 0-5 Brighton & Hove Albion
· 22.30 WIB: Man United 0-1 Man City
Selasa, 15 September 2026
· 02.00 WIB: Leeds United vs Newcastle United
Baca Juga: Klasemen Sementara





