JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Samsung Galaxy Watch Ultra 2 sebagai smartwatch Android dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Perangkat ini dirancang untuk mendukung aktivitas luar ruangan dan olahraga ekstrem, sekaligus membawa sejumlah peningkatan dibanding generasi pertamanya.
Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, mengatakan Galaxy Watch Ultra 2 diposisikan sebagai pendamping kesehatan yang andal bagi masyarakat. Dalam sesi zoom meeting bersama media, Jumat (24/7/2026), ia menjelaskan bahwa peningkatan yang dibawa jam tangan pintar ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih mulus dan lebih lengkap bagi pengguna.
Performa Lebih Kencang dengan Chipset 3nm
Salah satu pembaruan utama ada pada dapur pacunya. Galaxy Watch Ultra 2 menggunakan Snapdragon Wear Elite yang ditenagai prosesor penta-core 3nm terbaru dari Qualcomm. Chip ini diklaim mampu mendongkrak performa CPU hingga 30%–56% lebih cepat, sekaligus tetap hemat daya.
“Jadi ini membuat pengguna lebih smooth untuk mengakses berbagai fitur,” ujar Tipe Sultan saat sesi tersebut. Dengan peningkatan ini, Samsung menempatkan Ultra 2 sebagai smartwatch yang tidak hanya cepat, tetapi juga dirancang untuk penggunaan yang lebih efisien dalam aktivitas harian maupun kegiatan intens.
Fitur Kesehatan Berbasis AI
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 juga dibekali sensor BioActive untuk mengumpulkan data biometrik pengguna. Data tersebut kemudian diolah menjadi informasi kesehatan melalui teknologi AI. Sejumlah fitur kesehatan tersedia di dalamnya, mulai dari Sleep Apnea untuk mendeteksi potensi gangguan pernapasan saat tidur, Vitals untuk memantau kondisi kesehatan dasar, hingga Heart Health Score yang menampilkan kondisi kesehatan jantung dalam bentuk skor.
Selain itu, ada Daily Cardio Load yang membantu pengguna memahami volume latihan dan waktu pemulihan. Samsung juga menyematkan Fitness Index yang memberi gambaran tingkat kebugaran berdasarkan target personal. Seluruh fitur ini ditujukan untuk membantu pengguna memantau kondisi tubuh secara lebih terukur dari waktu ke waktu.
Di sisi olahraga dan kesehatan, Galaxy Watch Ultra 2 juga membawa fitur berbasis Galaxy AI seperti Vitals dan Heart Health Score yang memanfaatkan sensor BioActive baru untuk memantau metrik kesehatan malam hari, memberikan skor kesehatan jantung, serta mendeteksi risiko Sleep Apnea yang tersertifikasi FDA.
Fitur lain yang turut disiapkan adalah Trail Run dan Nutrition Alert. Keduanya berguna bagi pelari lintas alam maupun maraton karena dapat melacak elevasi medan secara presisi menggunakan Dual-Frequency GPS (L1+L5). Jam tangan ini juga bisa memberikan notifikasi hidrasi secara real-time berdasarkan perkiraan cairan tubuh yang hilang.
Layar Lebih Terang dan Bodi Lebih Ramping
Dari sisi tampilan, Samsung menyebut Galaxy Watch Ultra 2 sebagai smartwatch pertama di dunia dengan tingkat kecerahan mencapai 5.000 nits. Layarnya memakai panel AMOLED 1,52 inci sehingga tetap tampak tajam meski digunakan di bawah sinar matahari langsung atau bahkan di bawah permukaan air.
Untuk perlindungan layar, perangkat ini dilapisi kaca Sapphire Crystal yang diklaim sangat kokoh dan tahan terhadap goresan ekstrem saat digunakan bertualang. Samsung juga merombak desain bodinya agar lebih ramping. Meski membawa baterai yang jauh lebih besar, ketebalan bodi berhasil dipangkas 12% dibanding pendahulunya, sehingga dikatakan lebih nyaman dipakai seharian.
Material yang digunakan juga tidak sembarangan. Galaxy Watch Ultra 2 mengusung sasis titanium premium yang ringan, namun tetap memiliki ketahanan benturan berstandar militer MIL-STD-810H. Kombinasi ini membuat perangkat tetap ditujukan untuk pengguna dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan penggunaan di kondisi berat.
Durabilitas Ekstrem, Baterai Jumbo, dan Harga
Untuk ketahanan, Galaxy Watch Ultra 2 mengantongi sertifikasi IP69K dan 10 ATM. Artinya, jam tangan ini tidak hanya tahan debu, tetapi juga tahan semprotan air bertekanan tinggi serta dapat dibawa menyelam hingga kedalaman 40 meter. Perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi profesional EN13319 untuk kegiatan open-water diving.
Samsung menambahkan aplikasi eksklusif Ultra2 Diving yang dikembangkan bersama Mares. Aplikasi ini berguna untuk memantau kedalaman, suhu air, dan batas aman dekompresi saat menyelam. Fitur-fitur tersebut mempertegas fokus Galaxy Watch Ultra 2 sebagai perangkat yang memang dirancang untuk aktivitas petualangan dan olahraga air.
Di sektor daya, jam tangan ini dibekali baterai 800 mAh dengan peningkatan kapasitas 35 persen. Samsung menyebut ini sebagai baterai terbesar di ekosistem Wear OS. Daya tahannya diklaim mencapai hingga 60 jam saat Always-On Display aktif, atau berlangsung beberapa hari ketika menggunakan mode hemat daya.
Galaxy Watch Ultra 2 juga mendukung High-Frequency Fast Charging melalui pengisian daya nirkabel yang lebih cepat untuk menunjang mobilitas pengguna. Tipe Sultan mengatakan daya tahan baterai bisa dibuat lebih lama dengan mengatur beberapa fitur, termasuk mematikan Always-On Display dan sejumlah notifikasi.
Untuk penyimpanan, smartwatch ini hadir dengan RAM 2 GB dan memori internal 64 GB. Kapasitas tersebut cukup lega untuk menyimpan peta luring berbasis GPX data serta ribuan lagu langsung di jam tangan.
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 47 mm dibanderol Rp10,499 juta. Penawaran spesial juga diberikan bagi pengguna kartu kredit dan setiap pembelian dengan Samsung Galaxy Z Fold 8.
Selain Galaxy Watch Ultra 2, Samsung juga memperkenalkan Galaxy Watch 9 40 mm seharga Rp5,999 juta serta Galaxy Watch 9 44 mm dengan harga Rp6,499 juta.



