Ringkasan Naskah
- Bhayangkara FC akhirnya kehilangan rekor tak terkalahkan setelah kalah 0-2 dari Java United, Jumat (30/10).
- Persita menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan dan akan menghadapi ujian berat di kandang Persik Kediri.
- PSM-Madura, Arema-Bali, serta Dewa United-Persija menjadi tiga duel menarik lainnya pada Sabtu (31/10).
Kediri, Headline1.com - Kekalahan terkadang datang bukan ketika sebuah tim sedang terpuruk, melainkan justru saat kepercayaan diri sedang tumbuh. Itulah yang dialami Bhayangkara FC pada pekan ke-8 BRI ISL. Setelah melewati sejumlah pertandingan tanpa tersentuh kekalahan, The Guardians akhirnya harus menerima kenyataan pahit.
Jumat (30/10), Bhayangkara takluk 0-2 dari Java United. Hasil ini bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga menjadi penanda bahwa status tak terkalahkan bukanlah jaminan keamanan di tengah ketatnya persaingan liga.
Bagi Persita, kekalahan Bhayangkara otomatis membuat sorotan beralih ke Tangerang. Pendekar Cisadane kini menjadi tim terakhir yang masih mempertahankan catatan tak terkalahkan. Namun, status tersebut justru membawa tekanan tersendiri. Setiap pertandingan berikutnya akan terasa seperti ujian untuk membuktikan bahwa konsistensi mereka bukan sekadar kebetulan.
Carlos Pena Sulap Persita
Pelatih Persita Carlos Peña, juru taktik asal Spanyol, jadi sorotan. Ia menjalani musim keduanya bersama skuad Pendekar Cisadane karena mampu menyulap tim semenjana jadi kuat dan liat. Ia membimbing striker Aleksa Andrejic (Serbia, 33 tahun), hingga masuk jajaran striker elit dengan torehan 4 gol (kalah 2 gol dari striker Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff - 6 gol).
.
Sabtu (31/10), Persita harus melewati tantangan yang tidak ringan karena bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, dengan kick-off pukul 15.30 WIB. Persik tentu ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk menghentikan laju sang tamu. Mampukah Persita bertahan ketika kini seluruh perhatian tertuju kepada mereka?
Dari sudut pandang persaingan, pertandingan Persik kontra Persita memiliki daya tarik lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Persik punya kesempatan mengirim pesan bahwa tidak ada tim yang benar-benar kebal dari kekalahan, sebagaimana dibuktikan Java United saat menundukkan Bhayangkara. Sebaliknya, Persita memiliki motivasi untuk menjaga sesuatu yang kini hanya tersisa pada mereka: rekor belum terkalahkan.
Dalam situasi seperti ini, kematangan mental, disiplin pertahanan, dan kemampuan mengelola tekanan bisa sama pentingnya dengan kualitas teknis. Jika mampu melewati Stadion Brawijaya tanpa kekalahan, Persita bukan hanya menjaga catatan positif, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu tim paling konsisten sejauh ini. “Kemenangan Java United atas Bhayangkara nanti akan jadi inspirasi. Saya ingin Macan Putih mengikuti jejak Java United dengan menodai rekor Persita,” tutur Pelatih Persik, Marcos Reina.
Sementara itu, kapten Persik Kiko Carneiro mengingatkan rekan-rekannya agar tidak lengah, terutama pada menit-menit akhir. Kewaspadaan itu beralasan. Persita dikenal produktif dan mampu mencetak gol pada fase akhir pertandingan. “Kualitas pemain lawan bagus. Fokus hingga akhir laga,” katanya.
Arema vs Bali, Dewa vs Persija
Selain duel Persik-Persita, tiga pertandingan lain pada Sabtu juga layak mendapat perhatian. PSM Makassar menjamu Madura United FC pukul 15.30 WIB di Gelora B. J. Habibie. Juku Eja membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi, sementara Madura United yang berada di kelompok papan atas berambisi menjaga persaingan. Pada waktu bersamaan, Arema FC menghadapi Bali United FC di Kanjuruhan. Singo Edan punya modal kemenangan 4-0 atas Dewa United pada pekan sebelumnya, tetapi Bali United bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
.
Malam harinya, pukul 19.00 WIB, Dewa United Banten FC menjamu Persija Jakarta di Banten International Stadium. Ini menjadi duel menarik antara penghuni posisi kedua dan pemuncak klasemen sementara. Persija ingin menjaga singgasana, sedangkan Dewa United berpeluang memangkas jarak. Pekan kedelapan pun menghadirkan satu pertanyaan besar: setelah Bhayangkara tumbang, mampukah Persita tetap berdiri sebagai tim yang belum terkalahkan?
Hasil dan Jadwal BRI ISL Pekan ke-8
Jumat, 30 Oktober 2026
• Java United FC 2 - 0 Bhayangkara Lampung FC (Stadion Jatidiri)
• Persebaya Surabaya 1 - 1 Persijap Jepara (Gelora Bung Tomo)
Sabtu, 31 Oktober 2026
• PSM Makassar vs Madura United FC (15.30 WIB, Gelora B. J. Habibie) - Vidio
• Arema FC vs Bali United FC (15.30 WIB, Kanjuruhan) - Indosiar
• Persik Kediri vs Persita (15.30 WIB, Brawijaya) - Vidio
• Dewa United Banten FC vs Persija Jakarta (19.00 WIB, BIS) - Indosiar
Minggu, 1 November 2026
• PSIM Yogyakarta vs Borneo FC Samarinda (15.30 WIB, Sultan Agung) - Indosiar
• Persib Bandung vs Isenmulang Kalteng FC (15.30 WIB, Si Jalak Harupat) - Vidio
• Garudayaksa FC vs PSS Sleman (19.00 WIB, Pakansari) - Indosiar







